Showing posts with label IYA 2009. Show all posts
Showing posts with label IYA 2009. Show all posts

Report of 100 Hours of Astronomy in Jakarta - 03-05 April, 2009

Setelah 3 hari berturut-turut melaksanakan kegiatan 100 Jam Astronomi (100 Hours of Astronomy - IYA 2009) di wilayah Jakarta, HAAJ dibantu dengan FOSCA (Forum of Scientist Teenagers) telah melaksanakan kegiatan tersebut di Planetarium & Observatorium Jakarta pada tanggal 03-05 April 2009. Kegiatan yang terdiri dari Pengamatan Umum, Workshop, Talkshow (pertemuan rutin HAAJ), Star Party, dan Sun Day diikuti sekitar 45 peserta yang mayoritas berasal dari kalangan pelajar tingkat menengah atas.

Dari kegiatan-kegiatan di atas akan diceritakan lebih jauh pada setiap bagiannya. Berikut ini adalah suatu rangkaian cerita dari tiap-tiap kegiatan.

Pengamatan Umum

Kegiatan yang di laksanakan di Dak Takahashi - Planetarium & Observatorium Jakarta berlangsung dari jam 18.00 s.d 21.00 WIB pada hari Jumat tanggal 03 April 2009. Pada kegiatan tersebut telah disediakan sebanyak 2 unit teleskop portabel yaitu Meade Telescope dan Vixen Porta Telescope.

Semenjak sore keadaan langit tidaklah bersahabat. Hampir disemua bagian langit diselimuti oleh awan, terkadang terdapat beberapa celah sehingga memungkinkan untuk dapat mengamati Bulan dan Saturnus. Selain mengamati Bulan dan Saturnus, beberapa bintang yang terlihat pada saat itu seperti Betelgeus (Alpha Orion), Castor dan Pollux (Alpha & Bheta Gemini), Procyon (Alpha Canis Minor), dan Sirius (Alpha Canis Mayor) tampak terlihat meskipun terkadang tertutup oleh awan.

Jumlah peserta yang tidak terlalu banyak, menjadikan suasana saat itu lebih kearah diskusi astronomi. Sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat mengenai kegiatan astronomi di tahun 2009 ini. Pengunjung pun dipandu oleh beberapa mentor dari HAAJ dan Planetarium Jakarta yaitu, Tersia Marsiano, Nurdiansah, Ronny Syamara, M. Rayhan, Dmirza Pahlevi, dan Roni Firmansah.

Berikut ini adalah sedikit dokumentasi dari kegiatan di atas.

Tampak salah seorang peserta sedang mengamati Wajah Permukaan Bulan
Credit: nurdin

Selain mengamati Bulan, pengunjung juga diberikan informasi
tentang kegiatan astronomi di Indonesia. Credit: ronny


Workshop
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas Planetarium & Observatorium Jakarta berlangsung sejak pukul 14.00 s.d. 16.00 WIB pada hari Sabtu tanggal 04 April 2009. Kegiatan tersebut diawali dengan pemberian materi oleh Sdr. Tersia Marsiano mengenai percobaan-percobaan astronomi sederahana. Setelah itu dilanjutkan dengan penjelasan dari tiap-tiap percobaan sederhana tersebut.

Banyaknya percobaan-percobaan yang berhubungan astronomi, diharapkan para peserta dapat menerapkan atau mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh yang sederhana adalah tentang gerak matahari selama satu tahun di langit yang dapat membantu kita untuk menjemur pakaian agar terkena sinar matahari langsung. Materi percobaan astronomi yang dibahas pada kegiatan ini meliputi penentuan arah utara dan selatan langit yang sebenarnya, penentuan titik terbenam dan terbit matahari, penentuan lintang dan bujur pengamat, dan lain lain.

FOSCA sebagai koordinator dari kegiatan ini dan dibantu oleh HAAJ sebagai pendamping kegiatan, melibatkan sekitar 50 peserta yang mayoritas adalah kalangan siswa menengah atas di kawasan Jabodetabek.

Berikut ini sedikit dokumentasi dari kegiatan di atas.

Peserta diberikan materi mengenai percoban-percobaan astronomi sederhana.
Credit: indra

Peserta diberikan penjelasan mengenai prinsip Alt-Azimuth pada teleskop.
Credit: indra


Talkshow (Pertemuan Rutin HAAJ)
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas Planetarium & Observatorium Jakarta berlangsung sejak pukul 17.00 s.d. 20.00 WIB pada hari Sabtu tanggal 04 April 2009. Kegiatan tersebut diisi dengan pemberian materi oleh Bapak Drs. Widya Sawitar (Planetarium & Observatorium Jakarta) mengenai Kosmologi.

Dalam kenyataannya, materi kosmologi adalah materi yang cukup berat untuk dipahami. Namun, pada pertemuan ini materi tersebut disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh peserta pertemuan. Secara umum kosmologi adalah ilmu yang mempelajari alam semesta dalam skala besar, namun secara khusus kosmologi mempelajari asal mula dan evolusi dari alam semesta.

Jumlah peserta yang hadir pada acara ini sekitar 60 peserta yang mayoritas masih dari siswa sekolah menengah atas di kawasan Jabodetabek. HAAJ sebagai koordinator dan dibantu oleh FOSCA sebagai tim partner telah menjalankan kegiatan ini dengan tuntas hingga waktunya.

Berikut ini sedikit dokumentasi dari kegiatan di atas.

Pertemuan rutin yang berupa Talkshow dihadiri sekitar 60 peserta
yang mayoritas adalah para pelajar. Credit: ronny

Dengan kegiatan berupa talkshow, diharapkan peserta lebih interaktif dalam
menanyakan masalah-masalah seputar astronomi. Credit: ronny


Star Party
Kegiatan yang dilaksanakan di Dak Takahashi dan Observatorium Coude - Planetarium & Observatorium Jakarta berlangsung sejak pukul 21.00 s.d. 05.00 WIB pada hari Sabtu-Minggu tanggal 04-05 April 2009. Konsep kegiatan yang serupa dengan kegiatan Star Party pertama (di IPB Darmaga Bogor) yaitu berupa pengamatan benda langit dengan menggunakan teleskop portabel dan teleskop Coude, diskusi, pemutaran film, dan astrofotografi.

Kondisi langit yang berawan sejak sore hari membuat peserta sedikit kesal dan berharap langit dapat menampakkan paling tidak Bulan dan Planet Saturnus. Dengan dipandu oleh Rayhan dan Ronny dalam mencari objek Bulan dan Planet Saturnus dengan menggunakan teleskop Coude yang tanpa finder (pembidik), akhirnya Planet Saturnus dapat tertangkap oleh medan pandang teleskop dan membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk mencarinya. Planet Saturnus beserta satelitnya yaitu Titan, dapat terlihat jelas dengan teleskop Coude. Namun sayang moment tersebut tidak dapat didokumentasikan dikarenakan cepatnya awan yang bergerak menutupi Planet Saturnus. Sehingga objek pun dialihkan ke bintang-bintang yang tampak pada saat itu. Masih berharap untuk dapat melihat Saturnus beserta satelitnya, tetapi harapan tersebut kandas ditengah jalan karena awan yang semakin tebal menutupi disekeliling saturnus. Sambil menunggu langit terbuka kegiatan dialihkan dengan pemutaran film, namun terdapat juga beberapa peserta yang berdiskusi tentang astronomi.

Lepas dari pukul 01.00 WIB peserta sudah tampak lelah dengan rutinitas dari pagi hingga malam hari. Sehingga terdapat beberapa peserta yang meng-istirahatkan diri untuk kegiatan pagi harinya.
Setidaknya sekitar 50 peserta yang hadir pada acara ini yang mayoritas masih dipegang oleh kalangan siswa sekolah menengah atas di kawasan Jabodetabek.

Berikut ini sedikit dokumentasi dari kegiatan di atas.

Tampak Sdr. Rayhan sedang mengarahkan teleskop ke Planet Saturnus. Credit: ronny

Tampak salah seorang peserta sedang mencoba mengarahkan
teleskop ke objek benda langit. Credit: indra

Disisi lain para peserta juga menggunakan mini teleskop "You are Galileo"
untuk mengamati benda langit. Credit: indra


Sun Day
Kegiatan yang dilaksanakan di Dak Takahashi dan Observatorium Coude - Planetarium & Observatorium Jakarta berlangsung sejak pukul 09.00 s.d.13.00 WIB pada hari Minggu tanggal 05 April 2009. Kegiatan yang terdiri dari percobaan-percobaan yang berhubungan dengan matahari, pengamatan matahari, dan pemutaran film.

Kondisi langit pada pagi hari menjelang siang pun tidak terlalu cerah. Sempat sekitar 20 menit matahari bersinar dengan terik, namun setelah itu matahari sedikit demi sedikit mulai tertutup oleh lapisan awan, sehingga matahari tidak tanpak jelas pada medan pandang teleskop (buram). Sambil menunggu matahari yang tertutup oleh awan, para peserta berdiskusi dengan mentor mengenai aktifitas matahari dan lainnya yang berhubungan dengan astronomi. Hampir sekitar 1 jam 30 menit matahari tidak juga menampakkan wajahnya. Akhirnya, pengamatan matahari disudahkan pada pukul 13.00 WIB.

Peserta yang hadir sekitar 40 peserta, sebelumnya terdapat beberapa peserta yang sudah pulang terlebih dahulu dikarenakan suatu alasan tertentu.

Berikut ini sedikit dokumentasi dari kegiatan di atas.

Beberapa peserta sedang mencoba menentukan lintang kota Jakarta
dengan menggunakan bayang-bayang matahari. Credit: ronny

Tampak seorang peserta sedang mencari matahari yang terhalang oleh awan tipis.
Credit: ronny

Suasana saat peserta sedang bergantian untuk melihat matahari dari teleskop Coude.
Credit: ronny


Demikianlah rangkaian kegiatan 100 Jam Astronomi di wilayah Jakarta. Masih banyak lagi kegiatan astronomi yang belum dilaksanakan pada tahun ini.

Event selanjutnya, Astro Party 2009 in Instituto Italiano de Cultura.

salam
---------- aquila ----------

100 Jam Astronomi - Event Astronomi

Memperingati kegiatan 100 Jam Astronomi (100 Hours of Astronomy) yang merupakan rangkaian kegiatan dari International Year of Astronomy - IYA 2009, Himpunan Astronomi Amatir Jakarta beserta beberapa Klub Astronomi dan Komunitas KIR di wiliyah Jabodetabek (sebagai tim partner) ikut berperan serta dalam memeriahkan kegiatan ini. Acara yang dimulai sejak hari Jumat hingga Minggu, diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya Pengamatan Umum, Pertemuan Rutin, Star Party, Pemutaran Film, dan Pengamatan Matahari.

Adapun jadwal kegiatan dapat di download di sini.

Gambaran Kegiatan
Hari, tanggal : Jumat, 3 April 2009
Waktu : 18.00 s.d. 21.00 WIB
Lokasi : Dak Takahashi - Planetarium & Observatorium Jakarta
Kegiatan meliputi pengamatan benda langit dengan teleskop portabel, pemotretan, dan diskusi astronomi.

Hari, tanggal : Sabtu-Minggu, 4-5 April 2009
Waktu : 16.00 s.d. 12.00 WIB
Lokasi : Planetarium & Observatorium Jakarta
Kegiatan meliputi Pertemuan Rutin, Workshop perakitan teleskop You are Galileo, Star Party, Pemutara Film, dan Pengamatan Matahari.

Peralatan yang perlu dibawa bagi peserta "100 Hours of Astronomy" adalah sebagai berikut:
  1. Peta langit
  2. Alat tulis, dan
  3. Kelengkapan pribadi
Bagi yang ingin mengikuti kegiatan ini diwajibkan untuk segera mendaftarkan diri ke Sdr. Ronny (085697533281) atau ke email humas_haaj84@yahoo.com. Sertakan nama lengkap, alamat, asal instansi, nomor telepon, dan email.

salam
-------------- aquila --------------

PEMBUKAAN IYA2009

UNESCO, Paris, Prancis, 15-16 Januari 2009

Tahun 2009 telah dinyatakan sebagai International Year of Astronomy (Tahun Astronomi Internasional) oleh Sekjen PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).

Upacara pembukaan Tahun Astronomi Internasional mengambil tempat di Paris, 15-16 Januari 2009, dibawah perlindungan PBBUNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation), IAU (International Astronomical Union). Acara ini juga didukung oleh sejumlah sponsor termasuk Prancis dan organisasi internasional dan institusi.

Sekitar 600 peserta diharapkan, diantaranya ilmuwan istimewa (termasuk pemenang Hadiah Nobel), dan juga sekitar 200 siswa dari sekitar 100 negara, ikut serta pada International Year IYA2009.Kehadirannya hanya untuk undangan saja.


Sumber: http://ama09.obspm.fr/ama09/open.php

Lebih_Lengkap

THE DAWN OF IYA 2009


Dalam rangka menyambut Tahun Astronomi Internasional (International Year of Astronomy - IYA 2009), pada permulaan di tahun 2009 ini dilaksanakan sebuah pengamatan matahari akbar yang dilaksanakan pada tanggal 1 Januari jam 12.00 waktu setempat di seluruh dunia.

Kita memulai acaranya pukul 10.00 WIB, kegiatan dimulai dengan presentasi tentang profil Club Astronomy Polaris SMAN 38. Pada kesempatan tersebut CASPOL (Castro Polaris) memberikan sebuah tanda mata berupa sebuah jaket CASPOL SMAN 38 yang diserahkan oleh guru pembina CASPOL SMAN 38 kepada Bapak Widya Sawitar. Setelah presentasi selesai kegiatan dilanjutkan dengan pengamatan matahari yang dimulai pukul 11.30. Langit mulai tertutup awan selepas acara pengamatan matahari selesai sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Dokumentasi kegiatan dapat di lihat di bawah ini :


Kak Nurdin selaku moderator saat
presentasi CASPOL SMAN 38


Ketua CASPOL SMAN 38 sedang menjelaskan
tentang profil & program kerja CASPOL SMAN 38


Serah terima tanda mata dari CASPOL SMAN 38 Jakarta


Perakitan teleskop untuk pengamatan matahari


Salah seorang dari senior HAAJ sedang mengarahkan teleskop ke matahari


Pengambilan citra matahari


Foto bersama setelah pengamatan


Foto bersama setelah pegamatan
(dengan latar belakang kubah Planetarium)

Menyemarakkan IYA 2009 dengan Kano Afrika

Brian Sheen, yang merupakan anggota dari Roseland Observatory - Cornwall baru saja akan memulai petualangannya untuk menjelajahi salah satu sungai terpanjang di dunia. Jarak yang akan ditempuh oleh Brian Sheen beserta timnya kurang lebih sekitar 2.500 mil atau sekita 4.000 km (4 kali panjang Pulau Jawa) yang melewati negara Guinea, Mali, Niger, Benin dan Nigeria. Perjalanan akan dimulai dari Guinea, dimana Brian Sheen dan timnya akan menempuh dengan berjalan kaki ke salah satu pegunungan di Guinea. Sepanjang perjalanan mereka akan bertemu dengan tentara lokal dan sahabat Brian Sheen yang akan membantu jika ada masalah dalam ekspedisi ini.

Bagi Brian, kedatangannya di Afrika Barat bukanlah yang pertama kalinya. Namun, empat puluh tahun yang lalu ia sudah berada di Afrika Barat dan bergabung dengan Palang Merah setempat. Dan kembali lagi pada tahun 1981 untuk bersampan sejauh 150 mil dari muara Onitsha hingga Pelabuhan Harcourt. (rny)

Beita selengkapnya klik di sini

Sumber: universetoday.com - IYA 2009

Popular Posts